Sunday, May 8, 2016

(REVIEW) THE LOST CITY OF Z

Source: Goodreads


Judul: The Lost City of Z (Kota Z yang Hilang)
Penulis: David Grann
ISBN: 9786020313801
Tanggal Terbit: 2015
Penerbit: PT Gramedia Pustaka Utama
Halaman: 464


Sinopsis

New York Times, USA Today, Wall Street Journal,
Washington Post, Los Angeles Times Bestseller
Publishers Weekly Starred Review

Pada tahun 1925, Percy Fawcett penjelajah Inggris legendaris memasuki hutan Amazon, mencari peradaban yang selama ini merupakan mitos.

Dia tidak pernah kembali.

Dalam mahakarya narasi ini, wartawan bernama David Grann menuturkan kisah epik pencarian Fawcett akan kota Z yang Hilang, sambil memecahkan misteri penjelajahan terbesar abad kedua puluh.




Review

Kisah ini seolah mengingatkan pembaca akan bacaan sejarah sewaktu duduk di bangku sekolah, mengajak kita untuk membayangkan bagaimana rekaman peristiwa demi peristiwa telah terjadi di masa lampau—seolah-olah kita berada tepat di sana, menjadi saksi yang tak kasat mata.

Sang penulis, merupakan seorang wartawan yang menggali kehidupan Fawcett dan melakukan riset terhadap misteri penjelajahan kota Z—sebuah kota kuno dengan peradaban tinggi, yang dipercaya berada di sebuah tempat tersembunyi di Amazon, hutan terbesar di dunia. Kisah nyata yang ditulis oleh Grann ini berangkat dari begitu banyak sumber dan arsip—pembaca dapat melihatnya di bagian akhir buku, Grann juga melengkapi hasil riset ini dengan sekumpulan foto-foto dokumentasi.

Kolonel Percy Harrison Fawcett, salah seorang penjelajah yang memberanikan diri untuk melakukan ekspedisi demi menuntaskan obsesinya akan pencarian kota Z—bersama dengan putranya, Jack Fawcett dan sahabat putranya, Raleigh Rimmel. Ketiganya menghilang di dalam neraka hijau Amazon dan tidak diketahui keberadaannya.

Asumsi publik berpendapat jika Fawcett dan kelompoknya kemungkinan tewas dibunuh oleh suku liar barbar, mati kelaparan, menjadi tawanan Indian, bahkan ada juga yang berpendapat jika Fawcett telah menemukan portal ke kota Z dan enggan kembali ke dunia luar.

Mungkinkah kota Z memang benar adanya?
Atau mungkinkah hanya sebuah mitos belaka?

Bersiap-siaplah membaca kisah petualangan yang mendebarkan ini, jangan meringis apabila menjumpai makhluk-makhluk penghuni belantara Amazon yang akan membuat siapapun merasa bergidik karena ngeri.



Quotes:

“Gagasan mengenai harta terlalu menarik untuk dicampakkan”.(Hal 60)

Banyak ahli teologi yang memperdebatkan apakah penduduk berkulit gelap dan berpakaian minim ini sebenarnya manusia; kalau iya bagaimana mungkin keturunan Adam dan Hawa berkeluyuran sebegitu jauhnya—. (Hal 211)


❤❤❤❤

0 komentar:

Post a Comment

All comments will be moderated, please write your feedback politely. Opinions, suggestions, criticisms are welcomed. I would really appreciate any of your responses, thank you ヾ( ´ー`)

 

Wonderland Template edited by Ayu